Minggu, Maret 25, 2012
39 Tahun Lewat
Jumat, Agustus 12, 2011
Soto Banjar Ayam Bapukah H.Anang Pekapuran
Bicara kuliner, saya boleh dibilang termasuk golongan allnivora alias pemakan segala. Asalkan gak mentah dan halal ( bukan hasil nyolong maksudnya..hehehe ) saya pasti gak nolak. Meski derajat semangat menyantabnya masih tetap ada level-level dan degree-nya, tergantung kenikmatan rasanya dan persentase kondisi laparnya, tapi Insya Allah kalo sudah ditawari, sudah terhidang dan sudah pula dipersilahkan maka pasti akan diembat habis.
Urusan kuliner ini tak jarang juga masuk dalam perkara hunting. Atau istilahnya sengaja dicari dan didatangi untuk sekedar menikmati sepiring dua piring makanannya. Kadang saat perjalanan keluar kota, atau saat kembali pulang.
Beberapa waktu belakangan saya lumayan sering pergi-pergi dan berhubung letak geografis kota kecil saya lebih dekat dengan Banjarmasin kalo mau terbang ke pulau Jawa, jadinya pulang pergi saya pasti melewati Banjarmasin. Nah, berkaitan dengan selera kuliner yang khusus tadi, di Banjarmasin ada satu tempat favorit makan yang niscaya pasti akan saya singgahi setiap kepulangan dari luar kota.
Tempat makannya sederhana saja, kelas warung tenda dengan meja kayu alakadarnya, kursi plastik tanpa sandaran berjejer di kedua sisi meja kayu panjang yang diletakkan di pinggir jalan dilindungi bentangan spanduk bertulis nama warung makannya “ Soto Banjar Ayam Bapukah H. Anang Cabang Pekapuran”. Tapi yang datang dan berniat menikmati soto khas Banjar ini samasekali tidak terhitung “sederhana” banyaknya. Terkadang malah harus menunggu dulu agar kebagian kursi.
Soto ini memang totally khas…rasanya khas, penyajiannya juga khas. Kebanyakan soto ayam kan ayamnya disuir kecil-kecil. Nah, kalau soto ayam bapukah ini ayam kampung yg direbus seekor itu disoek-soek beberapa bagian, bagian paha atas, paha bawah, dada, kira-kira seekor dapat jadi 6 bagian kayaknya. Pembagian itu bukan dengan cara dipotong tapi “dipukah” alias disoek-soek…( bahasa Indonesianya apa ya…? )…Boleh dibilang cara yang sadis…hehehehe… Tapi justru dari situlah rasa khasnya bermula….
Soto model Soto Ayam Bapukah ini memang khasnya kuliner Banjar, tapi untuk saat ini kayaknya Soto Banjar Ayam Bapukah H.Anang Pekapuran beserta deretan cabang-cabangnya di seantero kota Banjarmasin betul-betul merajai selera penyuka soto. Spanduk “ Soto Banjar Ayam Bapukah H. Anang Cabang Pekapuran” meraja lela di seputar kota Banjarmasin. Jadi berpikir andai H.Anang ( sang pemilik ) membuat Soto Banjar Ayam Bapukahnya jadi franchise dan satu ketika nanti menemui Spanduknya membentang di suatu jalan di Jakarta, di Bandung, Semarang, Yogyakarta atau bahkan di Arab Saudi….hehehe….Tapi terus terang saya gak kenal dan bahkan gak tau apakah H.Anang itu masih hidup atau bahkan apakah sebenarnya H. Anang itu betul-betul ada…. :D
Selasa, April 05, 2011
Michael Buble - End of May
Golden haze,
Another morning feels like yesterday.
End of may..
Now you're gone and there's still bills to pay.
And you know it doesn't help to make believe, you're sitting next to me.
It doesn't help, to make believe that you are right behind me
Saying it's okay.
Longer days,
More time to sit and watch the pendulum sway.
In quiet rage I'm staring at this empty notebook page.
In times like these you feel like you are done with feeling,
You feel you want to stop the pain from healing
Because you feel like you're the only one who's ever felt this way.
Some days in a daze, there's brighter days.
Funny how the feeling never stays,
But I know I'll have to come to terms when I'm awake,
Thinking about you is the icing on the cake.
Makes me realize the fact you're gone for good for goodness sake.
Golden haze, another morning feels like yesterday.
End of may, a year is gone and I still feel this way,
When we meet again I'll ask you how you're doing
And you'll say fine and ask me how I'm doing
And then I'll lie and I'll say ordinary, It's just an ordinary day.
( Senang mendengar lagu ini, meski menyayat tapi enak didengar…)
Rabu, Maret 02, 2011
Varicella Simplex
Cacar air….hehehhehe…mengenaskan sedikit memalukan ya….Sengaja saya menulis ini, untuk menjadi ingatan bahwa di awal 2011, saya kena cacar air…dan sialnya saya diserang gelembung-gelembung di sekujur tubuh ini pada perjalanan saya ke luar kota. Lumayan merepotkan dan menyiksa jadinya. Perjalanan yang seharusnya menyenangkan menjadi melelahkan dan tak ternikmati kegembiraannya.
Tapi meski begitu…tak apalah…hitung-hitung menggenapi pengalaman hidup…..jarang-jarang loh orang kena cacar berkali-kali….kan extraordinary tuh………… ( hihihiihi….segitunya…)
Ohya, ini nih tampang menyedihkan saya pas sebaran cacarnya nyaris merata…. :(
Jumat, Februari 25, 2011
Here, at 2011
Selasa, April 27, 2010
Back Again…
Lumayan lama saya tidak menengok beranda ini untuk sekedar duduk menikmati sore saat jatuh digantikan malam, apalagi untuk menata dan sedikit memberi sentuhan dan tanda bahwa masih ada pemiliknya menetap di sini. Karena kesibukan..?, sebenarnya tidak juga. Setidaknya - in fact - tidak ada kesibukan yang begitu menyita waktu. Selain hari-hari rutin yang hitam putih seperti biasa. Selebihnya just ordinary person in ordinary day.