Jumat, Agustus 12, 2011

Soto Banjar Ayam Bapukah H.Anang Pekapuran

kulinerNusantaraIndonesia Bicara kuliner, saya boleh dibilang termasuk golongan allnivora alias pemakan segala. Asalkan gak mentah dan halal ( bukan hasil nyolong maksudnya..hehehe ) saya pasti gak nolak. Meski derajat semangat menyantabnya masih tetap ada level-level dan degree-nya, tergantung kenikmatan rasanya dan persentase kondisi laparnya, tapi Insya Allah kalo sudah ditawari, sudah terhidang dan sudah pula dipersilahkan maka pasti akan diembat habis.

Urusan kuliner ini tak jarang juga masuk dalam perkara hunting. Atau istilahnya sengaja dicari dan didatangi untuk sekedar menikmati sepiring dua piring makanannya. Kadang saat perjalanan keluar kota, atau saat kembali pulang.

Beberapa waktu belakangan saya lumayan sering pergi-pergi dan berhubung letak geografis kota kecil saya lebih dekat dengan Banjarmasin kalo mau terbang ke pulau Jawa, jadinya pulang pergi saya pasti melewati Banjarmasin. Nah, berkaitan dengan selera kuliner yang khusus tadi, di Banjarmasin ada satu tempat favorit makan yang niscaya pasti akan saya singgahi setiap kepulangan dari luar kota.

Tempat makannya sederhana saja, kelas warung tenda dengan meja kayu alakadarnya, kursi plastik tanpa sandaran berjejer di kedua sisi meja kayu panjang yang diletakkan di pinggir jalan dilindungi bentangan spanduk bertulis nama warung makannya “ Soto Banjar Ayam Bapukah H. Anang Cabang Pekapuran”. Tapi yang datang dan berniat menikmati soto khas Banjar ini samasekali tidak terhitung “sederhana” banyaknya. Terkadang malah harus menunggu dulu agar kebagian kursi.

soto banjar Soto ini memang totally khas…rasanya khas, penyajiannya juga khas. Kebanyakan soto ayam kan ayamnya disuir kecil-kecil. Nah, kalau soto ayam bapukah ini ayam kampung yg direbus seekor itu disoek-soek beberapa bagian, bagian paha atas, paha bawah, dada, kira-kira seekor dapat jadi 6 bagian kayaknya. Pembagian itu bukan dengan cara dipotong tapi “dipukah” alias disoek-soek…( bahasa Indonesianya apa ya…? )…Boleh dibilang cara yang sadis…hehehehe… Tapi justru dari situlah rasa khasnya bermula….

Soto model Soto Ayam Bapukah ini memang khasnya kuliner Banjar, tapi untuk saat ini kayaknya Soto Banjar Ayam Bapukah H.Anang Pekapuran beserta deretan cabang-cabangnya di seantero kota Banjarmasin betul-betul merajai selera penyuka soto. Spanduk “ Soto Banjar Ayam Bapukah H. Anang Cabang Pekapuran” meraja lela di seputar kota Banjarmasin. Jadi berpikir andai H.Anang ( sang pemilik ) membuat Soto Banjar Ayam Bapukahnya jadi franchise dan satu ketika nanti menemui Spanduknya membentang di suatu jalan di Jakarta, di Bandung, Semarang, Yogyakarta atau bahkan di Arab Saudi….hehehe….Tapi terus terang saya gak kenal dan bahkan gak tau apakah H.Anang itu masih hidup atau bahkan apakah sebenarnya H. Anang itu betul-betul ada…. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar